Beberapa bulan terakhir ini, mata kaum pria di jogja dimanjakan dengan penampilan kaki2 mulus para tomat yang lagi senang2nya memakai celana pendek diatas lutut. Gak tanggung2 bahkan ada yang panjangnya hanya beberapa senti di bawah pangkal paha. Wow………….!!!!! *ngiler.com*
Gak siang gak malam, di jalan, di tempat2 nongkrong pasti ada cewek dengan penampilan seperti itu. Belum lagi ditambah tanktop yang menampilkan kemulusan bahu dan bagian2 di atas dada. Tentunya ini sebuah pemandangan yang tidak bisa terlewatkan begitu saja. Otak pasti akan dengan sendirinya memerintahkan mata untuk memandang ke arah datangnya sinyal2 keindahan yang terpampang jelas.
Sebenarnya ada rasa kasihan sama cewek2 yang berpakaian minim seperti itu walaupun saya sebagai laki2 normal tentu saja menikmatinya. Kalau dipakai di siang hari, apa gak takut kalau kakinya bakal belang2 karena bagian paha kebawah yang terus dibelai terik matahari menjadi lebih hitam dari bagian yang tertutup di atasnya? Lha kalau malam? Sama aja. Apa gak kedinginan? Apalgi kalau yang jalan2 naek motor gak pake jacket. Kan bisa masuk angin. Saya sih mau2 aja kalo ada yang masuk angin dan meminta saya untuk kerokan. *dikirim mandau dari sintang*
Ah…….
Apa mau dikata. Mungkin memang itulah gaya busana wanita yang lagi tren saat ini. Sebagai pecinta wanita, saya tidak akan melewatkan kesempatan untuk menikmati pemandangan indah yang kadang tersaji di hadapan saya. Termasuk ketika nongkrong bersama calon mertua saya di titik nol kurang lebih seminggu yang lalu. Seorang gadis yang entah siapa duduk manis di atas motor dengan dominasi warna pink, hot pants merah, tank top merah berbalut jacket hijau dan berhelm pink. Sepertinya dia penyuka warna pink. Langsung saja Nikon L2 tercinta mengarah ke gadis manis ini. Walaupun hasilnya lumayan kabur, tapi tetap saja cukup memuaskan. Wajarlah. L2 tercinta kan cuman pocket kamera.
Arrrrrrgggggggggghhhhhhhh…………!!!!!!!!!!
Jadi pengen punya kamera seperti punyanya Menkopul.
*mulai nabung*
Mudah2an pemandangan2 seperti ini gak segera berlalu dari wilayah Kasultanan. Setidaknya bagi para wortel yang menderita jomblo akut bisa mendapatkan sedikit penghiburan. Kalau saya seh sekedar menikmati saja. Tidak lebih. Saya yakin, calon nyonya saya gak bakal ngamuk2 gara2 ini. Toh kalau jalan berdua dan ada pemandangan tomat segar, pasti dia yang terlebih dahulu menunjukkannya kepada saya. Sekalipun saya sudah melihat dengan seksama sebelum dia memberitahukannya. *siap2 terima sms angkara murka*
Buat gadis manis yang fotonya kuambil dan kupublikasikan di sini tanpa ijin, mudah2an anda tidak marah. Kalaupun anda marah, ah….. sudahlah……. Gak perlu dilanjutkan.
Ngoceh Bebaz | 9 Komentar